Destinasi Wisata

Pulau Kemaro

Pulau kemaro berjarak sekitar 40 km dari kota Palembang. Pulau Kemaro adalah tempat rekreasi yg terkenal di Sungai Musi. Di tempat ini terdapat sebuah vihara cina (klenteng Hok Tjing Rio). Di Pulau Kemaro ini juga terdapat kuil Buddha yang sering dikunjungi umat Buddha untuk berdoa atau berziarah ke makam.

Museum Al-Qur'an Raksasa

Berlokasi di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, Gandus, Palembang. Destinasi wisata religi ini menawarkan Al-Quran raksasa yang terletak di permukaan kayu tembesu. Ukuran panjangnya sekitar 177 cm dan lebar 140 cm. Sementara ketebalannya mencapai 2,5 cm.

Jakabaring Sport City (JSC)

​Jakabaring Sport City (JSC) atau Kompleks Olahraga Jakabaring adalah kompleks dari berbagai fasilitas olahraga di Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Kompleks di atas lahan seluas 325 hektar ini terletak di wilayah Seberang Ulu sejauh 5 km dari pusat kota Palembang. Kompleks olahraga ini merupakan tempat penyelenggaraan PON XVI 2004 dan SEA Games XXVI 2011. Di dalam kompleks ini terdapat Stadion Gelora Sriwijaya, stadion berkapasitas 40 ribu orang yang merupakan stadion terbesar ketiga se-Indonesia setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Utama Palaran. Kompleks olahraga ini juga akan menjadi tempat sekunder untuk penyelenggaraan Asian Games 2018.

Benteng Kuto Besak

Benteng Kuto Besak adalah bangunan keraton dari abad ke-18 yang menjadi pusat Kesultanan Palembang. Benteng ini mulai dibangun pada tahun 1780 atas prakarsa Sultan Mahmud Badaruddin I yang memerintah pada tahun 1724-1758, lalu diselesaikan oleh penerusnya yaitu Sultan Mahmud Bahauddin yang memerintah pada tahun 1776-1803.

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I 

Wisata Palembang untuk religi juga ada, yaitu, masjid indahnya. Nama lainnya Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I yang disebut-sebut sebagai masjid terbesar di Palembang. Keunikan tempat ibadah ini berada pada arsitekturnya yang dipengaruhi oleh 3 budaya, yaitu Indonesia, Cina dan Eropa.

Masjid Cheng Ho

Berjalan ke arah selatan dari pusat Kota Palembang, tepatnya di Kompleks Perumahan Amin Mulia, Jakabaring, terdapat bangunan masjid berwarna terang dengan arsitektur yang kental akan nuansa Tiongkok. Masjid yang dibangun atas prakarsa Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Palembang ini bernama lengkap Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho. Di awal keberadaannya, Masjid Cheng Ho Palembang dibangun dengan latar belakang untuk menjaga hubungan baik antara masyarakat keturunan Tionghoa dengan masyarakat Palembang pada umumnya, selain juga sebagai tempat untuk memperdalam ajaran agama Islam dan memperkenalkannya kepada masyarakat luas.

River Side Restaurant

Palembang terkenal dengan Jembatan Ampera-nya. Tempat makan satu ini menawarkan panorama Jembatan Ampera yang gagah dan cantik. Para pengunjung bisa memilih tempat duduk di rooftop untuk bisa menikmati berbagai pemandangan kota. Untuk menu yang ditawarkan di sini ada kuliner khas Palembang, dimsum, cah kangkung, brengkes, menu seafood dan lain-lain.

Oleh-Oleh Khas Palembang

1. Pempek

Bicara soal oleh-oleh Palembang, tentu saja kita tak bisa melewatkan pempek. Saat ini, pempek sudah dijadikan berbagai olahan yang sedap rasanya. Tak hanya disajikan dengan kuah yang manis dan sedikit pedas, pempek sekarang bisa dijadikan makanan unik lainnya. Misalnya saja pempek lenggang yang dicampur dengan telur mentah, pempek tekwan yang disajikan dengan kuah udang, pempek celimpungan yang dipotong kecil-kecil dan disajikan dengan kuah santan kuning, dan masih banyak yang lainnya. Setiap pempek yang sudah dikemas dalam bentuk lain bisa anda jadikan pilihan. Anda bisa membawa pempek dan menyajikannya sesuai dengan keinginan anda saat anda sudah kembali dari Palembang.

2. Kain Khas Palembang

Oleh-oleh bukan sekedar makanan. Anda juga bisa memilih kain Palembang sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang. Tidak lengkap rasanya bila mengunjungi Palembang tanpa membeli kain palembang, seperti songket, jumputan atau batik. Dengan motif yang unik, kain Palembang terlihat cantik dan menarik. Anda bisa membuat baju dari kain Palembang untuk anda kenakan di acara resmi. Tersedia berbagai motif yang bisa anda pilih sesuai keinginan. Untuk mendapatkannya, anda bisa mengunjungi rumah songket, pasar 16 ilir, dan masih banyak lagi.

3. Kemplang Bakar

Kemplang adalah kerupuk yang terbuat dari ikan di daerah sumatera seperti Palembang dan Bangka. Kemplang memiliki tesktur kasar namun renyah dan mudah dikunyah. Walau terdapat beberapa cara memasak kemplang. Namun yang paling khas adalah yang dibakar. Adonan kemplang tersebut dibakar di atas bara api. Sehingga memiliki bau dan rasa yang khas. Kemplang ini umumnya dimakan dengan sambal terasi. Kisaran harga kemplang sendiri tergantung dari bahan dasarnya. Kemplang berbahan dasar ikan tenggiri akan lebih murah dibanding ikan gabus.

4. Kue Delapan Jam

Sesuai dengan namanya, proses pembuatan kue ini memakan waktu sekitar delapan jam. Bahan baku kue delapan jam ini hampir sama dengan kue matsuba. Tapi kue tradisional ini di masak dengan cara di kukus. Sementara kue mastuba dipanggang. Alhasil penampilan kuenya berbeda jauh dari kue matsuba. Warna coklat dan kepadatan kue didapatkan dari waktu masak yang lama. Katanya makin lama dimasak makin enak rasanya.

5. Kue Matsuba

Kue maksuba adalah sejenis kue lapis khas Palembang. Proses pembuatan maksuba tidaklah mudah. Dengan bahan dasar telur bebek, mentega, dan tidak ketinggalan gula. Pembuatnya harus telaten dan cermat, dengan cara menambahkan satu lapis secara berkala. Pembuatan kue ini pun cukup terbilang sulit.

6. Outlet Nyenyes Palembang

Outlet Nyenyes Palembang mungkin pilihan terbaik bagi Anda yang ingin membawa oleh-oleh langsung dari Palembang tanpa takut kadaluarsa. Nyesnyes sendiri dalam bahasa Palembang berarti "cerewet". Sama halnya dengan Joger dari Bali, Dagadu dari Jogja, dan Cak-cuk dari Surabaya, Nyenyes menjual suvenir-suvenir seperti gantungan kunci, stiker, dan kaos yang berciri Palembang. Outlet Nyesnyes sendiri terdapat di 4 lokasi berbeda, salah satunya ialah outlet Nyesnyes yang beralamat di Jl. Jenderal Sudirman No 1080. Selain outlet di Jl. Jenderal Sudirman, outlet lainnya terdapat di Jalan Merdeka, Jalan Kapt. A. Rivai dan PTC Mall, dan Jalan R. Sukamto.